Jumat, 07 November 2014

Struct Learning

Struct Learning

Struktur merupakan kumpulan elemen data yang digabungkan menjadi satu kesatuan data. Masing-masing elemen data tersebut dinamakan field atau elemen struktur. Field tersebut bisa memiliki tipe data yang ataupun berbeda, meskipun field tersebut dalam satu kesatuan tetapi tetap bisa siakses secara individu.



Struct adalah termasuk tipe data komposit. Berbeda dengan array, tipe data struct mampu menampung banyak data dengan tipe data berbeda-beda (heterogen). Sebagai ilustrasi array mampu menampung banyak data namun dengan satu tipe data yang sama, misalnya integer saja. Sedangkan dalam struct, kita bisa menggunakan untuk menampung banyak data dengan tipe data yang berbeda, satu bagian integer, satu bagian lagi character, dan bagian lainnya Boolean

Struct adalah tipe data bentukan yang berisi kumpulan variabel-variabel yang bernaung dalam satu nama yang sama dan memiliki kaitan satu sama lain. Berbeda dengan array hanya berupa kumpulan variabel yang bertipe data sama, struct bisa memiliki variabel-variabel yang bertipe data sama atau berbeda, bahkan bisa menyimpan variabel yang bertipe data array atau struct itu sendiri. Variabel-variabel yang menjadi anggota struct disebut dengan elemen struct.



Bentuk umum:
typedef struct
{ tipe_data ; tipe_data ; .... 
}

Deklarasi Struktur : struct nama_struktur
 {
 type1 element1;
 type2 element2;   anggota / elemen dari struktur
 type3 element3; . .
} nama_object; //identifier yang digunakan untuk pemanggilan struktur 

------------atau---------------
 struct nama_struktur
 {
 type1 element1;
 type2 element2;
 type3 element3; . .
} ;
struct nama_struktur nama_object;

//program data stok
#include
#include 
struct stok 
{
 char nama [50];
 int jml;
 }stoks ;
 main () 

 cout<<"Masukkan nama barang = ";cin>>stoks.nama; 
 cout<<"Masukkan jumlah barang = ";cin>>stoks.jml; 
 cout<<""; 
 cout<<"-------------------------\n";
 cout<<""; 
 cout<<"Output "<<"stoks.nama<<" = ";
cout<<stoks.jml;
getch () ;
}
Source Code Array 2 Dimensi Menampilkan Nama Dosen dan Mapel Pelajaran

Source Code Array 2 Dimensi Menampilkan Nama Dosen dan Mapel Pelajaran

langsung saja ane bagikan buat temen-temen :
#include<iostream.h>
#include<conio.h>

#include<stdio.h>

void main (){
char nama[4][3][10];
int i,j,k;

for (k=1;k<=3;k++)
{for (i=1;i<=2;i++)
if (i==1)
{
cout<<"masukkan Nama Dosen : ";gets(nama[k][i]);

 }
 else{
cout<<"masukkan Mapel  : ";gets(nama[k][i]);

 }
 }
cout<<"\n\n Berikut Daftar Nama Dosen : \n";
for (k=1;k<=3;k++)
{for (i=1;i<=2;i++)
if (i==1)
{
cout<<"masukkan Nama Dosen : "<<nama[k][i];

 }
 else{
cout<<"\n masukkan Mapel  : "<<nama[k][i]<<"\n";

 }
 }
cout<<"\n";
cout<<endl;
getch;
}


Senin, 20 Oktober 2014

Jumat, 17 Oktober 2014

Minggu, 12 Oktober 2014

Bilangan Prima dengan C++ menggunakan Fungsi

Bilangan Prima dengan C++ menggunakan Fungsi

Bilangan Prima dengan C++ menggunakan Fungsi
Cek Down ne coding :

#include<iostream.h>
#include<conio.h>
int prima(int bilangan)

{
 int jum, i;

    jum = 0;
    for (i=1; i<=bilangan; i++){
    if (bilangan%i==0){
    jum++;}
    }
     {if (jum==2){
      cout << "Bilangan tersebut adalah bilangan prima"<<endl;}
     else{
      cout << "Bukan bilangan prima"<<endl;}
     }
 return 0;
}

void main()
{
 clrscr();
 int angka;
 cout<<"Masukkan Sebuah Angka"<<" = ";
 cin>>angka;

 cout<<prima(angka);
 getch();
}


Penjelasan :

Pada baris ke-3 ditulis :
 int prima (int bilangan)

Yang mana bilangan tersebut akan di cek
Pada baris ke-9
if (bilangan%i==0)

Dan nanti Akan di proses pada
baris ke-27:
cout<<prima(angka)

Hasil Program :


Luas Segitiga Dengan C++ Menggunakan Fungsi

Luas Segitiga Dengan C++ Menggunakan Fungsi

Menghitung Luas Segitiga Menggunakan Fungsi Pada C++
Langsung aja saya kasih kodingnya buat temen-temen

#include<iostream.h>
#include<conio.h>

class segitiga
{
float a,t;
public:
void input(int x,int y)
  {
    a=x;
    t=y;
  }
  float output()
  {
    return (a*t)/2;
  }
};
void main()
{
 int p,q;
 segitiga luas;
    cout<<"Menghitung Luas Segitiga\n";
    cout<<"Luas Alas : "; cin>>p;
    cout<<"Tinggi : "; cin>>q;
    luas.input(p,q);
    cout<<"Luas Segitiga = "<<luas.output();
    getch();
}

Penjelasan:
Pada baris kelima ditulis :
 void input (int x, int y)

Yang mana pada point tersebut
Akan di proses pada baris ke24:
luas.input(p,q)

Sedangkan pada outputnya
Pada baris ke-10 ditulis :
 float output ()

Yang mana pada point tersebut
Akan di proses pada baris ke-25:
luas.output()

Hasil Program :


Minggu, 05 Oktober 2014

Editor Vi pada Linux

Editor Vi pada Linux

Editor vi adalah sebuah editor text standar pada sistem operasi Linux yang berbasiskan mode teks. Seorang user yang menggunakan vi untuk pertama kalinya,
mungkin akan mengalami sedikit kesulitan dalam memahami perintah-perintahnya dikarenakan tidak adanya menu-menu yang ditampilkan pada saat kita sedang mengedit file. walau kelihatan susah, namun vi merupakan salah satu editor favorit oleh Linux admin. Cara menjalankan :
$ vi [tekan enter]
Perintah di atas akan menjalan editor vi dengan membuat file baru tanpa nama
$ vi namafile [tekan enter]
membingungkan karena berbentuk command line yg jelas berbeda dengan gedit yg tampilan GUI-

A.  vi memiliki dua mode
1.    Mode command
Pada mode ini kita tidak bisa melakukan editing, setiap karakter yg di inputkan akan di anggap sebagai command.Mode inilah yang akan kita jumpai saat pertama kali menjalankan vi..
2.    Mode edit/insert
Pada mode inilah kita bisa melakukan editing..

B. Create & Edit File
Untuk membuat file baru atau edit file yg sudah ada bisa ketikkan command di bawah ini :
$ vi namafile.*
* > format file (.txt, .sh, dll)

C.  Pindah dari mode command ke mode edit/insert :
Command ini di jalankan pada mode command yg berguna untuk berpindah ke mode edit/insert >>harus menekan tombol “Insert” terlebih dahulu (kombinasi):
o = Menulis  di baris baru, di bawah baris kursor
O = Menulis di baris baru, di atas baris kursor
a = Menulis setelah kursor (sebelah kanan)
A = Menulis di akhir baris
i = Menulis sebelum kursor (sebelah kiri)
I = Menulis di awal baris

D. Pindah dari mode edit/insert ke mode command :

Pencet tombol Esc

E.  Pemindahan kursor
Command ini di jalankan pada mode command buat memindahkan kursor…
k = Pindah satu baris ke atas
j = Pindah satu baris ke bawah
h = Pindah satu karakter ke kiri atau panah kiri
l = Pindah satu karakter ke kanan atau panah kanan
w = Pindah ke awal kata berikutnya
b = Pindah ke awal kata sebelumnya
e = Pindah ke akhir kata berikutnya
o = Pindah ke awal baris
$ = Pindah ke akhir baris
H = Pindah ke awal layar
M = Pindah ke tengah layar
L = Pindah ke bawah layar
nG = Pindah ke baris ke-n. Kalau tanpa n berarti pindah ke akhir file
:n = Pindah ke baris ke-n
[ctrl+f] Scroll satu layar ke atas
[ctrl+b] Scroll satu layar ke bawah
[ctrl+d] Scroll setengah layar ke atas
[ctrl+u] Scroll setengah layar ke bawah
[ctrl+g] Menampilkan nomor baris
( = Pindah ke kalimat berikutnya
) = Pindah ke kalimat sebelumnya
{ = Pindah ke paragraph berikutnya
} = Pindah ke paragraph sebelumnya

F.  Editing & Searching
Command ini di jalankan pada mode command dan ga akan mengakibatkan perubahan..
x = Menghapus karakter pada posisi kursor
r = Ganti karakter pada posisi kursor
u = Undo command sebelum-ny
U = Undo seluruh perubahan pada satu line/pattern
n: = pencarian forward
?: = pencarian backward

G. Copy, Paste, Cut

Command ini di jalankan pada mode command..
d = cut, hapus teks mulai dari posisi kursor
dw = hapus 1 kata
dd = hapus 1 baris
dnw = hapus n kata
ndd = hapus n baris
c = cut, hapus teks mulai posisi kursor ‘n pindah ke mode edit/insert
p = yank, copy teks mulaid dari kursor
P = put, paste teks setelah posisi kursor
Penggunaan command di atas bisa di gabungkan dengan command scope di bawah ini :
b = dari karakter sebelum kursor, ke depan sampai awal kata
e = sampai akhir sebuah kata
w = dari kursor sampai awal kata selanjutnya (space juga masuk)
o = sebelum kursor sampai awal baris
$ = dari kursor akhir baris
{ = dari kursor hingga akhir paragraph
} = sebelum kursor sampai awal paragraph tempat kursor berada
( = dari kursor sampai awal kalimat selanjut-ny (kalimat yg di batasi oleh . ? !)
) = sebelum kursor higga awal kalimat tempat kursor berada

H. Save & Quit
Command ini di jalankan pada mode command..
w = save file
q = quit
:wq = save ‘n quit
:q! = quit tanpa save
ZZ = save ‘n quit

I.  Latihan
Contoh : vi latihan.c
                                      Screenshot1.Membuat file baru dengan nama latihan.c


Setelah itu akan muncul workspace kosong, untuk mulai menulis coding program kita harus menekan tombol insert pada keyboard agar pointer berpindah dari command mode.



•    Menulis Coding Program
Program yang akan saya buat adalah program sederhana yaitu menginput nama lalu mencetaknya, berikut adalah codingan program tersebut :

#include
main()
{
char nama[20];
printf("Siapa Nama Anda?\n");
scanf("%s", nama);
printf("Hallo %s, Apa Kabar? \n" ,nama);
}


                                                      Screenshot2. Codingan program

Jika sudah selesai menulis codingan program tekan tombol esc untuk masuk kedalam command mode. Setelah itu ketikan :w+q untuk menyimpan program dan keluar dari vi editor.

                                  Screenshot3.Menyimpan program dan keluar dari vi editor.

•     Mencompile Program
Untuk mencompile program yaitu dengan mengetikan gcc [namafilelama.c] -o [namafilebaru] lalu tekan enter. Contoh : gcc latihan.c -o latihan. Pada proses compile akan muncul peringatan error jika program kita salah namun apabila program kita sudah benar tidak akan menampilkan peringatan apapun.


            Screenshot4. Tampilan ketika program telah selesai di compile dan tidak ada kesalahan

Menjalankan Program 
Setelah di compile dan tidak terdapat kesalahan, kita dapat menjalankan program dengan mengetikan ./namafilebaru lalu tekan enter. Contoh : ./latihan

                                         Screenshot5. Tampilan ketika program dijalankan

Sabtu, 04 Oktober 2014

System Angka Digital

System Angka Digital

Salam ....
pada posting kali ini saya akan membagikan catatan kuliah saya. "Teknik Digital"
di inget-inget pada mata kuliah ini saya hampir 99% gak pernah nulis di buku...

ya... 1% nya palingan bukunya saya buat gambar2 Naruto.. hehehe..

hampir semua materi saya ketik di PC dan sebagian saya potret pakek kamera HP..
maklum lah.. jaman tambah modern.. jadi manfaatkan apa yang ada...

sebelum masuk pada bab Teknik Digital, saya bagikan dulu gambar dibawah ini, mengenai
System Angka Digital


bagi yang newbie (alias baru) pasti bingung..
ok gak uasah lama-lama, langsung saya jelaskan..

pada baris A kolom 20 saya mulai dari huruf  ''a''
: Zikma Minterem : 0,2,3,5,6,7,8,9,10,14,15
kenapa harus 0, karna pada baris F kolom 3 berisi angka 1
kenapa angka 1 tidak diisi, karna pada baris F kolom 4 berisi angka 0
kenapa harus 2, karna pada baris F kolom 5 berisi angka 1
kenapa harus 3, karna pada baris F kolom 6 berisi angka 1
kenapa angka 4 tidak diisi, karna pada baris F kolom 7 berisi angka 0
kenapa harus 5, karna pada baris F kolom 8 berisi angka 1
begitu seterusnya, sampai zikma minterem 15..
mudah bukan?
lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah

 


Semoga ulasan berikut bermanfaat.. terima kasih sudah berkunjung....
Baca juga BCD 7 Segmen - Program DSCH2